17 Jul 2017 yang lalu

Gadis cantik bernama Priyanuch Nonwhangchai diduga membunuh seseorang yang dicintainya dan tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah dirinya tersadar telah membunuh

f004b4a616931acf48cc4ee5e360edcb-sld

Sumber: nationmultimedia.com

Priyanuch Nonwhangchai, seorang tersangka pembunuh berdarah dingin yang memutilasi korbannya menjadi beberapa bagian, mengaku bahwa dia membunuh Warisara Klinjui karena dendam pribadi mengenai narkotika dan hutang, kata kepala polisi nasional Pol General Chakthip Chaijinda.

Dilansir dari nationmultimedia.com, Warisara ditangkap karena tuduhan terkait narkoba akhir tahun lalu dan dia melibatkan Priyanuch karena terlibat dalam kelompok pecandu obat terlarang, kata Chakthip. Dia menambahkan bahwa wanita tersebut juga memiliki masalah mengenai hutang.

5d06c0c5d955457de6dd7d1d38d49f77

Sumber: nationmultimedia.com

"Pembunuhan diduga disebabkan oleh konflik pribadi karena Warisara mengatakan kepada polisi tentang keterlibatan Priyanuch dalam jaringan narkoba yang menyebabkan dia ditangkap," kata Chakthip dalam sebuah konferensi pers. Dia mengatakan hal tersebut setelah berbicara dengan Priyanuch, Kawita Rachada dan Apiwan Satayabundit yang diduga bekerja sama dalam melakukan pembunuhan ini dan tengah menghadapi surat perintah penangkapan karena telah membunuh dan menyembunyikan mayat Warisara.

Ketiganya mengakui semua tuduhan tersebut, kata Chakthip. Setelah pembunuhan tersebut, Priyanuch, Kawita dan Apiwan dilaporkan melarikan diri ke Myanmar, kata Chakthip. Namun, mereka memutuskan untuk menyerah kepada polisi Myanmar di kota Tachilek. Polisi Myanmar kemudian menyerahkan mereka ke polisi Chiang Rai pada Sabtu malam.

666ac95af94dd9bf628a4a54f0956582-sld

Sumber: nationmultimedia.com

Polisi menemukan mayat Warisara yang terpotong-potong dalam dua ember dan dikuburkan di sebuah ladang di distrik Khao Suan Kwang, Khon Kaen, pada 25 Mei. Tubuhnya dipotong dua dan lehernya menunjukkan tanda bahwa seseorang telah berhasil memotong kepalanya. Awalnya polisi tidak bisa mengidentifikasi potongan tubuh korban tersebut namun mereka mengikuti petunjuk dari tato di tubuhnya dan akhirnya dapat memastikannya kalau itu adalah Warisara.

Install Aplikasi BaBe

Cepat, ringan, dan hemat kuota!

UNDUH

Kontributor: Ajeng Retno Wulandari

Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar dari campur tangan BABE.

BABE menyediakan wadah bagi anak bangsa yang tertarik untuk memuat karya tulisnya di sini.

Info: nulis.babe.news

Home
Kategori
Sosial
Ekstra
Ente tau gak?